..pagi yang berbeda..

on Jumat, 20 April 2012

udara pagi ini berbeda
bersih..sejuk..tanpa sesak..
mendekati pori-pori kulit dengan hati-hati
dan menebar kesegaran perlahan..

menikmati tiap detik indahnya pagi ini..
menikmati tiap hembusan nafas..
kesempatan yang Dia berikan
untuk kembali mengukir ketulusan..

kicau burung ramai bersautan
seakan mampu membalas salam riang hati ini
mentari pun seperti tak henti tersenyum
cahayanya membelai dengan sederhana
menghangatkan tiap lapisan epidermis yang ada..

senyum ku pun mengembang..
hmmfffhh..terima kasih ya Allah
kau telah memberiku pagi seindah ini
nyaman..ringan..tanpa penat sedikit pun..

andai dapat ku bagikan
ingin rasanya ku sebarkan lewat senyum ku..
tak begitu cantik memang..namun dengan tulus..

entah karena apa
tapi hati ini lapang rasanya..
harapan kan ku pasrahkan dalam doa..
tak perlu ambisi..
hanya akan mengusik lantunan ketenangan ini
hanya Dia yang tau yang terbaik..
hanya Dia yang tau apa yang kita butuhkan..

baiklah..ku nikmati saja lantunan rasa ini..

..gitar berdawai pisau..


bagai gitar berdawai pisau..
alunannya hanya kamuflase
karena tesimpan pedih yang teramat sangat
satu jentikkan jari berbuah melodi
melodi kepedihan berbalut luka..

tak ada yang dapat diperbuat..
pertunjukkan tak mungkin disudahi
iramanya pun tak dapat dihentikan
riuh penonton menanti hentakkan jemari
menunggu lantunan denting yang lebih kencang
lalu bagaimana cara menahannya?
menahan perih jemari ini terkikis..

sakit..tak tau kah mereka????
tak melihatkah mereka seperti apa jemariku??
ini semua karena kau!!!
tapi kau pun tak berdosa..
alunanmu yang membuat mereka terpukau
dan lantunan nadamu juga yang mengikis jemariku..

oh gitar berdawai pisau..
mengapa lantunanmu selalu menghanyutkan
menggelapkan mataku..membekukan akal sehatku..
namun di saat ku terjaga
hanya perih yang ku rasa..
yaaa..jemariku terkikis..sakit rasanya..

tau kah kau? peduli kah kau?
jemariku terkikis lantunan melodi indahmu..
yang tak ada daya untuk ku hentikan..

..Sebuah Permata Keragaman..

on Sabtu, 07 April 2012

Ku lihat lagi sekitar..ku perhatikan satu demi satu..
Ku beranikan diri tuk memulai..menyapa..memecah kekakuan
Ragu-ragu ku bertanya..malu-malu ku tersenyum..
Yaa..inilah keluarga baruku nanti 3 tahun ke depan..pikirku

Ku kenali perlahan..tiap tawa..tiap semburat emosi..
Tawa kami menyatu..colotehnya pun ku mengerti
Sosok demi sosok menggugah kekagumanku..
Mereka memang orang-orang hebat..dengan caranya masing-masing
Sesekali menciutkan nyali..tak jarang pula memberi inspirasi
Warna-warni nya semakin kuat..semakin ku kenal..

Candaku melebur dalam tawa mereka..
Tangisku meleleh dibahu mereka..
Kisah ku membaur lewat nasehat mereka..
Semakin nyaman..semakin menyenangkan..
Semakin kuat..semakin erat rasa ini mencengkram
Semakin sulit tuk dielakkan..semakin sakit tuk dilepaskan
Semakin terasa hadirku dirindukan..semakin berharga

Hariku secerah pagi ini..dalam balutan kisah yang mereka ukir
Hariku berwarna..dengan coretan kenakalan mereka
Cerita ini mengalir dan menjalar merasuki jalan hidupku
Mengukir kenangan dalam setiap langkah bersama

Tuhan..bolehkah ku meminta..jaga mereka untukku..
Jaga rasa ini..rasa kami..jangan pernah biarkan ia menghilang..
Tersapu waktu..tereduksi keegoisan.. pintaku..


-sing a song-

on Kamis, 22 Maret 2012

ada sesuatu saat ku melihat dia
ada getaran membuatku rindu
senang hatiku saat ku dengar suaranya
ingin selalu ada di dekatnya
saat ku sendiri ku bayangkan dia
datang padaku dengan cinta
di keramaian ku merasa sepi
saat tak ada dirinya
tiba-tiba cinta datang kepadaku
saat ku mulai mencari cinta
tiba-tiba cinta datang kepadaku
ku harap dia rasakan yang sama
ku harap dia rasakan yang sama (ku harap dia..)
ku harap dia rasakan yang sama
ku harap dia rasakan, rasakan yang sama